Berkomunikasi Lewat Fashion

“Terus tingkatkan personal branding untuk menyampaikan pesan lewat fashion”

SIRAJULFUADZIS.COM-Fashion hadir sebagai representasi gaya yang dipilih oleh seseorang untuk menampilkan dirinya di depan publik dengan gaya berpakaian populer.

Ada yang menggunakan fashion sekedar kebutuhan berpakaian, bahkan ada juga yang menjadikan sebagai alat ukur penggunaan barang-barang branded.

Sejatinya apa pun tujuan fashion, salah satu unsur yang terkait dengan hal itu adalah komunikasi. Fashion bisa menyampaikan pesan kepada orang lain, bahwa yang berpakain mengambarkan dirinya seperti pakain yang Ia pakai.

Dalam pakaian juga menampilkan brand, tulisan, logo, terkenal yang dipakai. Bahwa sesungguhnya, ketika menggunakan pakaian tersebut memiliki pesan secara langsung yang dapat direkam oleh publik yang melihatnya.

Dengan fashion dan selalu menggunakan pakaian dengan logo yang konsisten akan dapat membangun brand baru, sekarang banyak orang yang menggunakan brand nya sendiri ketika berpakaian. Ternyata tidak sekedar bepakaian, dibalik itu ada rencana besar untuk membangun branding.

Para artis, selebriti, politikus sekarang sedang berlomba membangun personal branding karena banyak sekali keuntungan yang akan diraih untuk itu. Mereka bisa menjadikan personal branding beralih kepada prinsip komersial.

Selain itu, dengan fashion bisa mengemukakan ekpresi jiwa dan politik identitas yang dibangun untuk berbagai kepentingan. Setelah melewati proses pemilihan presiden tahun 2019 di Indonesia misalnya, tentu ketika kita amati banyak yang bertarung dan menunjukkan pilihanya lewat kaos-kaos yang menggambarkan pilihan mereka.

Begitu juga yang sedang trend saat ini, kaos bertuliskan pepatah, bahasa daerah tertentu, tulisan yang lucu hadir di dada mereka yang setuju dengan tulisan yang di sablon khusus untuk menyampaikan pesan. Ini menjadi fenomena yang sangat menarik dan memperluas ranah komunikasi untuk mengkaji hal tersebut terkait fashion dan brand.

Freddy Rangkuti dalam bukunya yang berjudul “Strategi Semut Melawan Gajah” menjelaskan bahwa brand tanpa memandang usia, terlepas dari posisi dan apa pun bisnis kita, kita semua perlu memahami pentingnya merek. Anda adalah CEO dari persusahaan Anda sendiri, yaitu “Aku, Inc”.

Memulai pertarungan personal branding, bisa membangun bisnis Anda semaki berkembang. Maka terus  meningkatkan personal branding yang Anda miliki dengan fashion.

Tidak semua orang yang menggunakan fashion mengerti bahwa dirinya sedang berkomunikasi dengan orang lain melewati saluran berpakaian. Tapi mereka bisa membedakan mana fashion yang bermutu dengan fashion yang tidak bermutu.

Olek karena itu, fashion perlu kita perhatikan sebagai bentuk edukasi dari kita untuk orang yang melihat diri kita dari berpakaian, baik itu dari logo, tulisan, brand yang dipakai.

Menggunakan branding bukan tindakan komunikasi yang dirancang untuk menipu orang lain atau pencitraan yang bersifat kamufalse. Branding hadir lewat fashion jauh dari pada sekedar berpakain, bahwa branding merupakan serangkaian tindakan yang jujur, ikhlas, benar dan selalu menjaga sifat dan perilaku sehari-hari.

Leave a Comment.