IDN Times Media Milenial dan Gen Z

SIRAJULFUADZIS.COM, Jakarta – Saya terkesima dengan perjuangan berdirinya media @IDNtimes yang dipelopori oleh @winstonutomo, seorang Milenial asal Kota Surabaya bersama adiknya @william.

Dengan mengambil pasar Milenial dan Gen Z, Ia mencoba melihat data dan peluang konten yang dapat diterima oleh generasi muda kekinian. Tentu saja dengan latar belakang, belum ada media mainstream yang diciptakan anak muda beberapa tahun belakangan mengambil pasar tersebut.

Jika pun ada, belum bisa memenuhi kebutuhan milenial berbasis konten dan gaya menarik secara audiovisual. Gagasan seperti ini, berdampak kepada terbukanya lapangan kerja, hidupnya ruang kreatifitas dan berputarnya ekonomi yang masif.

Media raksasa berbasis online, memang turunan media konvesional yang sudah punya brand dan nama besar sudah cukup dikenal dalam kancah nasional. Kehadiran @IDNtimes seperti memberi warna baru dalam perkembangan dunia komunikasi.

Sebagai milenial, saya sangat bangga kecepatan media pada bisnis tersebut yang bisa mendatangkan investor, untuk mendorong investor seperti Google dan perusahaan lainnya memberikan kepercayaan kepada mereka.

@IDNtimes tergolong cepat berkembang, dimulai pada tahun 2014, Winston merelakan pekerjaan strategisnya di kantor Google Singapore. Namun sekarang berbuah manis, pada tahun 2019 mereka punya kantor besar di area Gatot Subroto.

Kita harus belajar dari keberhasilan dua anak Milenial ini, yang dahulunya mereka mendapat tantangan besar karena keluarga, kekasih dan rekan-rekannya tidak setuju ketika menyampaikan ide membuat sebuah media online yang fokus menyasar Milenial dan Gen Z. Mimpi mereka berawal dari mencoba, bukan mendengarkan perkataan negatif orang lain terhadap ide yang diusung.

Beberapa kisah lain, ada juga milenial yang masih terpengaruh dengan ungkapan orang lain terhadap sebuah ide. Akhirnya Ia ragu, bimbang dan tidak berdiri atas ide dan gagasanya.

Leave a Comment.