Inovasi Lokasi Kerja di Zaman Revolusi Industri 4.0

SIRAJULFUADZIS.COM, – Dalam dunia kerja sudah selayaknya tempat menjadi bagian penting, melaksanakan pekerjaan untuk mencapai sesuatu yang diinginkan. Seperti kebanyakan yang dialami oleh banyak orang di Indonesia bekerja di kantor, tapi ada hal yang menarik di zaman revolusi Industri 4.0.

Seiring berkembangnya teknologi, ternyata tempat bukan menjadi bagian pokok lagi untuk bisa bekerja dari pukul sembilan pagi sampai pukul lima sore (office hours). Pandangan terhadap bekerja harus punya kantor sudah mulai bergeser di zaman Industri 4.0.

Saat ini, mereka yang punya ide dan gagasan bisa bekerja sama dengan berbagai perusahaan untuk melaksanakan project yang ditawarkan, dikerjakan lewat dunia virtual dan tanpa face to face (tatap muka) fisik.

Inovasi saat ini telah menyediakan sarana bisa melihat orang lain dengan jelas lewat video teleconference, video call, dan aplikasi yang menyediakan bisa melihat orang lain lewat layar kaca smarthphone.

Bahkan mereka bisa bekerja di rumah, lobby hotel, cafe, pustaka dan banyak tempat yang nyaman bisa bekerja. Hal yang seperti ini bisa kita sebut independent worker. Bekerja sesuka hati dan menawarkan berbagai macam projek kepada perusahaan-perusahaan menengah-besar.

Perubahan pola bekerja ini tentu saja positif bagi mereka yang bekerja secara virtual. Persoalan tanah dan tempat bekerja, mereka tidak harus mengeluarkan uang untuk membangun gedung, pajak yang besar setiap tahunnya. Begitu efisien bekerja tanpa harus mendatangi kantor.

Kemampuan independent worker dalam menjaring relasi, komunikasi dan negosiasi menjadi kunci utama agar usaha yang mereka bidangi berjalan dengan lancar.

Baru-baru ini, pekerjaan bisa dilakukan hanya lewat jari, komputer dan satu unit smartphone ditemani segelas kopi. independent worker, biasanya yang punya mental demikian adalah orang-orang yang sudah matang secara finansial.

Jadi anak muda, tak perlu galau dan gusar untuk mencari pekerjaan, independent worker  bisa juga menjadi solusi untuk pekerjaan yang bisa ditekuni sesuai passion. Peluang dan tantangan ini menjadi momen yang berharga untuk kepiawaian anak muda bekerja mandiri.

Konsep diri yang mereka usung adalah bekerja satu hari untuk enam bulan kehidupan, maka tak heran banyak daripada independent worker sering melancong ke luar negeri.

Leave a Comment.