Mengenal Personal Branding

SIRAJULFUADZIS.COM-Branding dalam Bahasa Indonesia berarti merek, atau nama dari bisnis menjadi kekuatan personal yang dimiliki oleh perusahaan atau seseorang. Era 4.0 ini sangat penting dipahami ketika memulai bisnis terkait branding dan meningkatkan personal branding.

Kusus pada waktu ini, kita akan coba mengenal personal branding. Ada yang tahu apa itu personal branding?, Menurut Peter Montoya personal branding merupakan identitas personal yang dapat menimbulkan persepsi di benak audiens, yaitu mengenal nilai dan kualitas yang disandang oleh pemilik nama tersebut.

Personal branding yaitu dengan memelihara sikap dan menampilkan identitas diri kepada ranah publik dengan skill yang Anda miliki.

Menampilkan identitas dengan skill yang konsisten secara terus menerus, maka orang lain akan mengenal Anda sebagai orang yang ahli di bidang tertentu.

Langkah awal yang harus dilakukan yaitu menentukan Anda ingin dikenal orang lain sebagai apa?, ahli komunikasi, ahli informatika atau arsitektur ini kembali kepada passion yang kita miliki.

Setelah orang lain mengenal aktifitas yang Anda lakukan, coba buat logo yang mencerminkan diri Anda. Menggunakan logo yang Anda buat pada merchandise seperti gantungan kunci, kaos, topi dan barang lainnya.

Meskipun belum dijual untuk umum, setidaknya benar-benar melihatkan kepada audiens dengan bangga menjadi brand ambassador untuk brand Anda. Apalagi dukungan teknologi saat ini, memungkin Anda bisa untuk bisa menyalurkan kreasi yang dimiliki.

Lantas bagaimana cara memulai personal branding?, dimulai dari sikap di dunia nyata dan dunia maya. Khusus di dunia maya, hal ini perlu diperhatikan dari postingan di Facebook, Instagram, Twitter dan Website yang bisa diakses oleh banyak kalangan.

Ketika memunculkan warna brand, perlu juga Anda perhatikan psikologi warna yang ingin Anda sampaikan. Karena semua orang akan merekam apa pun yang tampil di depan mata audiens.

Orang yang tertarik dengan kepribadian Anda, akan berselancar mencari tahu siapa Anda, apa kegiatan Anda, apa hobi Anda sehingga tertarik untuk menjalin relasi.

Semakin serius mengelola personal branding, akan berdampak kepada isi dompet (kantong) yang berfungsi sebagai bonus dari apa yang dilakukan. Hal tersebut bukan tujuan utama dari personal branding, sekali lagi itu adalah sebuah bonus.

Setelah matang dalam konsep personal banding kedepannya sudah bisa menjadi narasumber mengisi materi personal branding, kemudian menjelaskan strategi yang Anda gunakan dalam membangun brand.

Selangkah lebih maju untuk peka mengelola personal branding, orang akan mengingat posisioning yang Anda lakukan.

Leave a Comment.