Peran Milenial dalam Merajut Komunikasi Menuju Kemerdekaan 74

SIRAJULFUADZIS.COM,– Pemuda punya peran besar dalam merajut komunikasi untuk persatuan Bangsa. Merangkul perbedaan budaya rakyat Indonesia, untuk tetap hidup rukun dari Sabang sampai Merauke.

Saat ini, istilah pemuda lebih akrab disebut Milenial. Bisa dilihat dari perkembangan komunikasi digital yang sangat hebat, akses informasi banyak dan masih tidak teratur.

Sebab media menjadi kendaraan penting yang sudah tersedia dalam menyampaikan pesan. Munculnya para kreator yang punya ide dan gagasan cemerlang. Telah menciptakan karya-karya hebat setiap harinya lewat konten.

Setiap orang yang punya akun media sosial, bisa mengekspresikan pendapat dengan bebas. Bahkan bisa banyak dikonsumsi oleh publik.

Kesempatan besar ini, banyak dimanfaatkan oleh content creator sebagai ajang ekspresi jiwa dan mardeka mempublikasikan konten yang mereka inginkan. Selain itu, mereka juga dapat mardeka secara finansial dari endorse brand.

Hari ini adalah hari spesial bagi rakyat Indonesia, 17 Agustus menjadi momen penting dalam persatuan bangsa. Hari rakyat Indonesia bebas dari penjajahan Belanda. Jika dahulu pahlawan berjuang dengan senjata, maka Milenial sekaran bertarung dengan jari dan ide-ide kreatif.

74 tahun Indonesia mardeka, tapi apakah rakyat benar-benar mardeka dalam sandang pangan dan hidup layak?. Mengamati sandang dan pangan, bahkan tempat tinggal. Dua kilometer saja dari Istana, masih banyak rakyat yang tidur ditepian jalan, kelaparan, mengemis dan memakan makanan yang tak layak.

Sebagai rakyat Indonesia, kita punya tugas membantu negara sesuai apa yang kita bisa. Kontribusi dan dedikasi tak selalu mengedepankan material. Namun, saran, kritik, ide dan gagasan mencari solusi perlu juga, sebagai senjata untuk rakyat bisa hidup makmur dan mardeka.

Milenial punya peran penting untuk mewujudkan cita-cita tersebut dengan memanfaatkan media yang mereka rawat dengan baik. Merajut rakyat Indonesia lewat komunikasi digital, mengkampanyekan hal-hal yang positif.

Komunikasi yang dibangun oleh Milenial, akan lebih cepat diakses oleh followersnya. Kecepatan informasi ini apabila diberikan arahan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga tentu akan lebih baik. Memaksimalkan potensial Milenial yang punya jutaan pengikut.

Sekarang bukan artis saja yang berhak punya banyak pengikut, rakyat biasa sekalipun bisa menjadi terkenal dengan modal konten yang menarik.

Konten yang disampaikan bisa dalam bentuk teks, visual, audio atau audiovisual yang dibuat dengan aplikasi yang telah tersedia di Internet. Setelah konten dibuat, disebarkan ke media sosial.

Kekuatan yang ada di media sosial saat ini adalah viral, konten yang ramai diperbincangkan oleh masyarakat kebanyakan.

Kampanye konten merajut persatuan bangsa yang terstruktur perlu diviralkan, bisa menjaga kekuatan bangsa. Seiring perkembangan teknologi, banyak content creator lahir menjadi youtuber, selebgram bisa menyampaikan nilai-nilai moral persatuan sebagai penyambung lidah pemerintah.

Kalau dalam perusahaan ada Croporate Social Responsibility (CSR) diwajibkan untuk mengurus dan membantu permasalahan sosial. Sudah saatnya juga sebagai warga negara yang baik, mempunyai kesadaran Personal Social Responsibility (PSR).

Mempunyai rasa tanggungjawab pribadi yang dipersembahkan untuk tanah air ini. Selamat HUT RI ke 47, semoga rakyat Indonesia tetap bersatu.

Leave a Comment.