Perilaku Pengguna Media FoMO dan JoMO

WWW.SIRAJULFUADZIS.COM,-Saat ini ada gerakan FoMO (fear of missing out) atau takut ketinggalan. Gerakan ini ditandai dengan seringnya intensitas personal dengan media sosial yang terlalu tinggi, hingga ada rasa kekhawatiran dan cemas melihat aktivitas orang lain yang selalu menyenangkan. Biasanya gerakan ini up to date, apa saja di upload ke media sosial, ingin selalu update meskipun tidak bermanfaat untuk orang lain

Bertolak belakang dengan gerakan FoMO, ada juga gerakan JoMO (Joy of Missing out) atau tidak takut ketinggalan tren. Gerakan ini bertentangan dengan FoMO, di mana posisinya tidak terlalu takut ketinggalan trend dan membuat hidup sehari-hari lebih bahagia tanpa media sosial. Mereka hidup dalam interaksi tatap muka. Adanya istilah JoMO diharapkan dapat melatih seseorang untuk mengendalikan obsesi yang berlebih, salah satunya dengan membatasi penggunaan media sosial.

Hadirnya gerakan FoMO dan JoMO, menjadi sebuah bentuk keseimbangan sosial yang terjadi, dengan tingginya penggunaan media sosial. Kita boleh memilih akan bergerak kearah salah satu gerakan atau menyeimbangkan keduanya.

Leave a Comment.