Teman Diskusi yang Baik

SIRAJULFUADZIS.COM, – Tadi siang, saya mengunjungi Departemen Komunikasi UI. Disana saya ngobrol dengan pak Taram, OB yang sudah dua puluh tahun bekerja.

Ia memberikan petuah yang luar biasa tentang sebuah pendidikan, jelas saja pemikiran yang dilontarkan pak Ram keluar dari mulutnya bukan sebagai akademisi. Namun, cara pandangnya seolah seorang akademisi yang mempercayai bahwa jika derajat pendidikan yang mengantarkan seseorang bermanfaat dan sampai pada tahap “laris”.

Pola pemikiran demikian, terbentuk karena nuansa lingkungan yang memberi dampak positif.

“Mas kalau s2 nanti akan laris, tidak ada orang pintar yang ditolak pasti dibutuhkan di mana-mana” Ujar Pak Ram

Memahami ucapan pak Ram, membuat diri saya tidak puas penjelasan terkait pendidikan lebih mendalam kepada ahlinya. Sore nya, saya mengunjungi rumah Pak Edu (Secretary of Graduate Study Program in Communication, Departmen of Communication) yang sangat ramah menyambut tamunya.

Rasanya, sangat bangga berada dan disambut di rumah Pak Edu, karena beliau lah suhu dibalik para pakar komunikasi yang ada di televisi era ini. Rata-rata mereka pernah masuk kelas pak Edu.

Ketika saya mau pamit pulang, beliau membawa saya ke perpustakaan pribadi yang tertata rapi sesuai dengan bidang keilmuanya. Kita pun senin depan berencana ketemu lagi di kantor beliau di UI Salemba membahas isu-isu komunikasi kekinian.

Menurut saya, pak Edu merupakan teman diskusi yang baik. Beliau ketika berkomunikasi, selalu menyebut nama lawan bicara dalam kalimat yang bersifat memberi emosional.

Hobi pak Edu sejak kecil yaitu mengoleksi miniatur pesawat bahkan sampai tahu isi dalam pesawat.

Leave a Comment.